Jrakah Payung : Wisata Sex Rumahan

Sahabat gila, kali ini admin mau berbagi cerita tentang kampung sex bernama Jrakah Payung. Sahabat pasti ada yang sudah akrab dengan kampung ini, walaupun tentu masih banyak yang asing dengan kampung yang berjumlah KK sekitar 30 an ini.

Kampung yang berada di depan pintu masuk, bahkan pintu masuk kampung ini dengan berhadapan dengan SPBU milik pertamina Tulis dan berbatasan dengan kecamatan Subah. Kampung Jrakah Payung juga berada di sebelah Barat Pondok Modern Selamat hanya dibatasi oleh tebing. Dari arah Barat, kampung ini berada setelah Tikungan Desa Jrakah Payung. Berada di sebelah selatan jalur Pantura.

Setelah mengetahui posisi kampung ini, mari kita masuk ke dalam kampung.

Seteleh masuk gang, ada warung, sebelah warung masuk terlihat ada warung di bagian belakang, di sana sering ada 3 cewe. Gak tahu namanya. di Sebelah kanan warung, ada jalan kecil, silahkan lewat, di belakang warung masih ada warung lagi, di rumah ke dua, atau paling ujung ada rumah yang biasanya ada 1 cewe di dalamnya.

Nah di depan rumah itu, ada rumah yang bertembok tinggi, sebenarnya rumah ini adalah bagian belakang dari rumah yang berada dipinggir jalan, rumah toko yang berpagar besi putih/ stainless. Rumah ini terkenal dengan rumahe Yuli, Yuli adalah banci yang jaga rumah itu dan maklar cewe di sana. Biasanya ada 3 cewe yang mangkal.

Kembali ke jalan, Setelah nyampe perempatan, pas di pojok sebelah kiri ada warung, di warung itu standyby 1 cewe, gak kenal namanya, tapi tubuhnya kurus kecil. Maju lagi ke depan, setelah turunan, di sebelah kanan, ada rumah yang cukup bagus, di sebelah kanan jalan. Lupa nama pemilik rumah, biasanya di sana ada 3 cewek. Admin juga tidak tahu siapa saja namanya.

Terus ke bawah, di sebelah kiri jalan, rumah agak masuk, ada warung tapi agak tertutup, biasanya ada 3 cewe, admin belum berkenalan dengan mereka, sehingga belum tahu namanya.

Lurus sampai mentok, ada warung di kanan jalan yang terlihat dari perempatan, biasanya standy 1 cewek tinggi putih, gak tahu juga namanya.

Kembali ke perempatan bro, kali ini ambil jalan belok kanan, terus saja sampai ketemu parkiran. di seberang parkiran, ada warung, biasanya ada 1 cewe yang mangkal di warung itu.

lanjut ke bawah, selisih 2 rumah dari parkiran ada jalan belok kiri, di sini rumahe bu Narmi, bu Narmi biasanya menyimpan 3 cewe.

Lanjut ke rumah di belakang bu Narmi, selisih 1 rumah, tepatnya warung mie ayam. di sana sering mangkal 3 cewek, salah satunya sering dipanggil pesek, kalau gak salah dengar namanya Amel.

Jarakah payung inilah satu2 satunya wisata sex rumahan, cewek mangkal di rumah penduduk, bukan di rumah cafe layaknya prostitusi. Sehingga sensasi sex di rumah, sangat nyaman serasa dikampung lumrah. Karena memang lokasinya ada diperkampungan menyatu dengan penduduk.

Kalau mau ke tempat ini, pastikan bahwa ceweknya tidak menetap di Jrakah Payung, mereka datang layaknya pekerja pabrik, antara jam 12 siang sampai jam 17 sore.

Rata-rata cewe Jrakah Payung full service....mulai dari oral sampai macam2 gaya. dengan tarif rata-rata 200 ribu sekali keluar.

Selamat mencoba

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru Pembual Mengajarkan Kibulan

Saritem Bandung