Saritem Bandung
Saritem , adalah nama sebuah gang legendaris di Kelurahan Kebon Jeruk, Bandung, yang jadi rumah bagi Pondok Pesantren Darut Taubah dan para PSK. Meski hadir layaknya dua kutub, baik santri maupun PSK nyatanya telah hidup damai berdampingan selama hampir dua dekade. Konon, lokalisasi Saritem telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda sekitar akhir tahun 1.800. Dalam Wajah Bandoeng Tempo Doeloe, Haryoto Kunto menjelaskan jika julukan “Kota Kembang” bukan berarti “bunga” secara harfiah, melainkan berasal dari kata “kembang dayang” yang berarti perempuan tunasusila. Pada tahun 1896 silam, Bandung pernah diberikan kepercayaan untuk menggelar gelaran besar Kongres Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula yang berkedudukan di Surabaya. Dalam gelaran tersebut, turut dihadirkan perempuan penghibur berparas Indo Belanda yang berasal dari perkebunan kina di Pasirmalang. Sejak saat itu, para Belanda memberikan julukan Bandung sebagai “ De Bloem Der Indische Bergstede ” yang berarti ...